Selasa, 28 Maret 2017

Konsep Pendekatan, Fungsi, Perencanaan dan Tantangan MSDM
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan elemen utama organisasi dibandingkan dengan elemen lain seperti modal, teknologi, dan uang, sebab manusia itu sendiri yang mengendalikan yang lain. Manusia memilih teknologi, manusia yang mencari modal, manusia yang menggunakan dan memeliharanya, di samping manusia dapat menjadi salah satu sumber keunggulan bersaing dan sumber keunggulan bersaing yang langgeng. Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi menjadi suatu hal yang sangat penting. 

Pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi menjadi suatu bidang ilmu manajemen khusus yang dikenal dengan manajemen sumber daya manusia, di samping manajemen pemasaran, produksi, keuangan, dan lain-lain. Manajemen sumber daya manusia sangatlah penting dan memiliki banyak tantangan, sebab manusia memiliki karakteristik yang sangat berbeda dibandingkan dengan sumber daya yang lain. Manusia mempunyai perasaan, pikiran, bisa malas, bisa rewel, tidak seperti mesin atau sumber daya lain yang dapat diatur sesuka hati pengaturnya.

Minggu, 26 Februari 2017

Rancangan Usaha Kripik Nanas (Tugas Studi Kelayakan Bisnis)
RANCANGAN USAHA
KERIPIK NANAS
  
Mata Kuliah
STUDI KELAYAKAN BISNIS
 
Diusulkan oleh:
Imam Muamar Kharisma
14051293



FAKULTAS EKONOMI
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
UNIVERSITAS MERCU BUANA
YOGYAKARTA
2016


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Electronic Commerce atau bahasa sederhananya perdangangan yang menggunakan media elektronik yang terhubung dengan sebuah jaringan internet sangat mendukung dalam peningkatan, pengembangan suatu perusahaan.  Tidak sedikit perusahaan besar yang menggunakan kecanggihan serta kemudahan teknologi ini untuk dimanfaatkan dalam perusahaan mereka. 

Dalam hal ini adalah kedai-nanas.com yang memanfaatkan kecanggihan serta kemudahan teknologi tersebut dalam meningkatkan penjualan, serta mengembangkan perusahaan yang khusus mengolah buah nanas si madu yang berasal dari Kabupaten Subang. Keistimewaan dari buah nanas si madu ini yaitu lebih manis dari buah nanas lainnya. Untuk saat ini di Kabupaten Subang hanya di kenal dengan dodol nanasnya. Dan proses penjualannya masih konvensional. Kemungkinan besar calon pembeli hanya hanya warga daerah sekitar Kabupaten Subang saja atau dari wisatawan yang berkunjung ke Daerah Kabupaten Subang. Dengan menerapkan model business to customer berbasis e-commerce diharapkan skala penjualan semakin luas tentunya dengan biaya yang sangat murah.

Sabtu, 25 Februari 2017

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia


Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya mengurusi sdm adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department. Menurut A.F. Stoner manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.

Kamis, 15 Desember 2016

Membaca Peluang Bisnis
Peluang Bisnis merupakan sebuah kesempatan yang kadang datangnya tidak terduga namun dapat di analisis bahkan diciptakan.  Peluang bisnis disebut tidak terduga karena kebutuhan manusia yang terus bertambah. Misal seperti manusia tidak hanya membutuhkan nasi untuk makan, namun butuh lauk pauk juga. Lauk pauk tersebut juga membutuhkan bumbu agar rasanya lebih sedap. Bumbu di dapat dari tanaman, buah-buahan atau dari yang lainnya. Tanaman atau buah-buahan tersebut di tanam oleh petani. Agar tanamannya bagus petani membutuhkan obat / pupuk untuk tanamannya. Misal dalam perumpamaan ini pupuk di buat oleh sebuah pabrik pupuk. Pabrik pupuk tersebut dikelola oleh satu pimpinan perusahaan yang mempunyai 100 ribu karyawan. Dari 100 ribu karyawan tersebut masing-masing mempunyai satu kebutuhan pokok.

Dapat kita bayangkan, berapa persen peluang yang tercipta secara alami hanya dengan menganalisis satu kebutuhan manusia yang membutuhkan lauk pauk. Jika dijabarkan secara singkat, prosesnya memang terlihat sangat sederhana. Namun proses tersebut akan terlihat susah jika kita menjabarkannya lebih mendalam.

Dimulai dari proses manusia membutuhkan nasi. Hampir semua masyarakat Indonesia mengetahui bahwa nasi itu berasal dari padi. Namun apakah mereka tau bagaimana cara menanam padi, faktor apa yang mempengaruhi hasil panen, berapa biayanya, bagaimana cara menanam padi agar menghasilkan padi yang berkualitas dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan pada proses ini. Misal manusia itu membutuhkan lauk pauk seperti ikan lele, ikan gurame, ayam goreng dan lain-lain. Sebagian besar mengenal lauk pauk yang disebutkan tadi. Tapi dari sepuluh orang yang pernah makan lauk pauk tersebut kemungkinan hanya ada tiga atau lima orang saja yang mengetahui proses-prosesnya. Kita ambil contoh ikan lele, dimulai dari benih lele kecil, kemudian lele siap jual, di tamping oleh pengepul dan pengepul tersebut dijual ke pasar-pasar, rumah makan dan lain-lain. Sampai pada proses lele tersebut digoreng diatas kancah dan masuk ke dalam perut. Tidak semua orang mengetahui hal tersebut. Prosesnya  cukup panjang dan melibatkan banyak orang.

Kita tidak perlu tau lebih mendalam bagaimana proses menanam padi jika kita tidak berniat untuk menjadi pengusaha padi, kita juga tidak perlu tau lebih rinci bagaimana proses budidaya ikan lele jika kita tidak berniat untuk menjadi pengusaha ikan lele. Ini hanya sebuah perumpamaan kecil dari secuil proses singkat diatas. Intinya adalah peluang itu didapatkan jika kita mempunyai niat untuk terlibat lebih mendalam di setiap proses-prosesnya. Berdasarkan kisah para pengusaha sukses seperti R. Budi dan Michael Bambang Hartono (pemilik Djarum), Eka Tjipta Widjaja dan Keluarga (pemilik Sinar Mas Group), Anthony Salim (pemilik Salim Group), Susilo Wonowidjojo (pemilik Gudang Garam), Chairul Tanjung (CEO CT Group).

Pengusaha-pengusaha sukses tersebut tidak secara kebetulan atau mendadak menyandang gelar orang-orang terkaya. Mereka adalah orang-orang yang telah melalui proses cukup berat, namun mereka mau mempelajari, siap untuk berkorban waktu, tenaga, pikiran, materi dan resiko. Dan pada akhirnya mereka menikmati hasil dari proses berat tersebut.

Seperti yang sedang dilakukan oleh penulis artikel ini, yang sedang bermimpi menjadi pengusaha dan sedang berusaha mewujudkan mimpi tersebut. Namun, beratnya proses yang dilalui belum seberapa jika dibandingkan dengan mereka-mereka yang telah menyandang gelar orang-orang terkaya. Butuh kesabaran tingkat tinggi agar bisa mencapai itu.

Artikel  yang berjudul “10 Contoh Peluang Bisnis Menjanjikan dan Cara Memulainya” merupakan hasil riset informasi yang dikumpulkan, ditata dan di ulas kembali sedemikian rupa. Jangan berpikiran bahwa penulis artikel ini telah melakoni 10 contoh peluang bisnis tersebut. Hanya beberapa saja yang pernah dilakoni.

Keampuhan dari cara memulai bisnis ini tergantung dari niat sang pelaku bisnis. Makin besar niat, makin besar pula ilmu yang didapat. Setelah ilmunya di dapat maka langkah selanjutnya yaitu melibatkan diri ke dalam proses yang nyata dengan cara mengimplementasikan ilmu tersebut. Jika tidak melibatkan diri, ilmu yang didapatkan hanya akan menjadi sebuah teori saja bukan menjadi profit yang memang buah dari kerja keras dalam berbisnis. (grandmedia)
Definisi, konsep dan Strategi Manajemen Pemasaran

Peran pasar dalam sebuah bisnis sangatlah penting. Pak Dosen Saya bilang kalau pasar itu ibarat istana yang cukup megah bagi para pebisnis. Seorang pebisnis handal harus mampu melihat pasar, membaca pasar menganalisis pasar. Karena setiap perusahaan yang tidak dapat mengikuti pertumbuhan pasar, secara otomatis eksistensi perusahaan tersebut akan terancam. Dan untuk mempertahankan eksistensi perusahaan itu maka pasar perlu dibaca, analisis dan dari hasil analisis tersebut ditemukanlah solusi untuk mengatasi segala permasalahan yang ada. 


Dari sekian banyak Point yang Pak Dosen sampaikan kepada Saya pada mata kuliah Bisnis Pengantar ini tidak membahas manejemen pemasaran secara mendalam. Berikut ini oret-oretan singkat saya dan beberapa materi yang Saya ambil dari berbagai sumber untuk melengkapi catatan. 

Definisi Manajemen Pemasaran 
  1. Philip Kotler (Marketing) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.
  2. Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.
  3. Philip Kotler/Amstrong (2012): Pengertian manajemen pemasaran menurut philip kotler bahwa manajemen pemasaran adalah analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian atas program yang dirancang untuk menciptakan, membangun dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran dengan maksud untuk mencapai sasaran organisasi.  
  4. Buchari Alma (2004): pengertian manajemen pemasaran adalah merencanakan, pengarahan, dan pengawasan seluruh kegiatan pemasaran ataupun bagian dipemasaran. 
  5. Manajemen Pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian program yang di design untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran, untuk mencapai tujuan perusahaan (Kotler & Amstrong)
  6. American Marketing Association, menterjemahkan pemasaran sebagai berikut: Pemasaran adalah pelaksanaan dunia usaha yang mengarahkan arus barang-barang dan jasa-jasa dari produsen ke konsumen atau pihak pemakai. Defenisi ini hanya menekankan aspek distribusi ketimbang kegiatan pemasaran.
  7. Philip Kotler dalam bukunya Marketing Management Analysis, Planning, and Control, mendefinisikan pemasaran secara lebih luas, yaitu: Pemasaran adalah: Suatu proses sosial, dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan, dan mereka inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya.
  8. Definisi Pemasaran menurut William J. Stanton adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.

Konsep Manajemen Pemasaran


Tujuan dari konsep manajemen pemasaran adalah tidak lain selain memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan pembeli atau konsumen yang akan dibidik. Seluruh kegiatan dalam sebuah perusahaan yang menganut konsep pemasaran harus diarahkan untuk memenuhi tujuan tersebut. 

Secara definitif dapat dikatakan bahwa: Konsep Pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan (Stanton, 1978).

Ada beberapa elemen penting yang harus diperhatikan dalam konsep pemasaran. Elemen tersebut antara lain :
  1. Market oriented berorientasi pada keinginan Konsumen
  2. Penyusunan kegiatan pemasaran secara terpadu
  3. Pencapaian tingkat kepuasan Konsumen
Konsep Manajemen pada hakikatnya mencakup upaya dan strategi yang ditempuh manajemen dalam rangka untuk mencapai tingkat kepuasan konsumen.

Beberapa istilah yang sangat penting dalam konteks pemasaran 

  1. Produk (barang, jasa, ide); Segala hasil kerja manusia yang dapat ditawarkan kepada manusia lainnya baik berupa barang, jasa atau ide. Konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu terbaik, kinerja terbaik dan sifat terbaik sehingga perusahaan harus memfokuskan diri pada perbaikan produk yang terus menerus, menyukai produk yang mudah diperoleh dan sangat terjangkau karenanya manajemen harus berfokus pada perbaikan efisiensi produksi dan distribusi.
  2. Nilai; Perkiraan konsumen atas suatu produk untuk kepuasan mereka, apa yang dirasakan / diinginkan, perbedaan antara nilai yang dinikmati pelanggan karena memiliki serta menggunakan suatu produk dan biaya untuk memiliki produk tersebut.
  3. Biaya; Harga yang harus dibayar konsumen atas produk yang dikonsumsi
  4. Kepuasan; Seberapa puas konsumen atas produk yang mereka konsumsi (kesesuaian antara harapan dan kenyataan), Kepuasan (customer satisfaction): tingkatan dimana kinerja yang dirasakan (perceived performance) poduk akan sesuai dengan harapan seorang pembeli atau tidak
  5. Pasar; Tempat yang berisi semua pelanggan potensial yang berniat untuk transaksi terhadap suatu produk.
Perencanaan Strategi Pemasaran

Strategi Pemasaran (Marketing Strategy) adalah proses menentukan target pasar dengan strategi bauran pemasaran yang terkait dimana:

  1. Target Market; adalah sekelompok pelanggan homogen atau pasar yang ingin dilayani permintaannya oleh perusahaan.
  2. Bauran Pemasaran (Marketing Mix); adalah variabel-variabel yang disusun oleh perusahaan dalam rangka untuk memuaskan target market tersebut. Marketing Mix adalah kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan, yaitu : produk, struktur harga, kegiatan promosi dan sistem saluran distribusi. Variabel-variabel marketing mix ini dapat dipakai sebagai dasar untuk mengambil suatu strategi dalam usaha mendapatkan posisi yang sangat strategis dipasar. kembar.pro